Total Tayangan Halaman

Rabu, 07 September 2022

what's web browser?

  Pengertian Web Browser




Menurut Wikipedia, Browser Web (dikenal dengan sebutan Browser) adalah perangkat lunak untuk mengakses informasi pada situs World Wide Web. World Wide Web (WWW) adalah peramban web browser pertama yang didirikan pada tahun 1994 dan dikembangkan oleh Tim Berners-Lee untuk CERN (The European Organization for Nuclear Research tahun 1954). Browser juga dapat diartikan sebagai media untuk penelusuran situs. Banyak juga yang menyimpulkan bahwa browser menjadi perangkat lunak utama dalam hal mengakses dan memberikan informasi. Pada laman Wikipedia, tahun 2020 data pangsa penggunaan web browser telah mencapai 4,9 miliar pengguna.




                                                  B. Cara Kerja Web Browser




Berikut alur kerja yang dilakukan web browser dalam menampilkan informasi suatu laman atau website.




1. User memasukkan alamat situs atau URL (Uniform Resource Locator) di bilah browser. Misalnya, codingcil.blogspot.com.



2. Browser menerima permintaan user dan mengunduh halaman URL tersebut kemudian merendernya ke DNS Server.



3. Hasil yang didapat adalah alamat IP dari perintah yang diketik oleh user. Browser web akan mengakses server dengan IP yang didapat dari DNS Server berupa www.codingcil.blogspot.com.



4. Server akan merespons dengan memberikan data halaman dari www.codingcil.blogspot.com dalam bentuk HTML, bisa juga file CSS, JS, dan lainnya.



5. Terakhir, konten yang diminta user akan ditampilkan oleh web browser. 




Berikut ini macam-macam fungsi yang dapat dilakukan dari browser web:




1. Mengakses halaman website




Fungsi browser yang paling utama yaitu membantu pengguna dalam membuka alamat yang sedang diakses dari suatu laman atau website. Pada pengaturan default, setiap browser biasanya tersedia mesin pencari (search engine) sehingga memudahkan pengguna dalam mencari informasi sesuatu kebutuhan dan keinginan.




2. Proses verifikasi keamanan website




Web Browser memberi fasilitas bagi pengguna dalam melakukan verifikasi, hal ini berguna untuk memastikan laman yang di kunjungi aman dan tidak berbahaya bagi perangkat. Browser modern saat ini juga sering kali memberikan notifikasi kepada pengguna bahwa situs tidak aman (tidak tersedia protokol keamanan HTTPS). Namun pengguna masih memungkinkan untuk mengakses situs dengan mengabaikan protokol keamanan tersebut.




3. Mempermudah penelusuran informasi dari internet




Umumnya, pengguna suka sekali menelusuri informasi dari internet. Dengan Web Browser, kata kunci yang ditulis akan diarahkan menuju laman atau situs menyesuaikan kata kunci pencarian. Fungsi browser dimaksudkan sebagai jembatan, sedangkan kendaraan yang digunakan adalah mesin pencari (search engine) untuk mempermudah proses pencarian.




4. Membuka file dengan ekstensi khusus




Web Browser memiliki fungsi untuk membaca dan membuka file dengan ekstensi khusus, yang paling umum adalah PDF. Selain itu, programmer atau developer juga memanfaatkan Web Browser untuk meng-compile program yang telah dibuat. Macam-macam file ekstensi yang dapat dibuka Web Browser di antaranya, HTML, CSS, JS, PHP (dengan meng koneksikan ke Web Server), dan beragam ekstensi lainnya.




5. Mendukung permintaan data pengguna




Dengan Web Browser, pengguna dapat melakukan permintaan data (requesting supporting data item) dari internet. Alamat web dari internet selalu dapat diakses menggunakan Web Browser. Dengan browser pengguna juga dapat menyimpan file dokumen, gambar, video, dan lainnya dengan cara download.




6. Menyimpan data (bookmark)




Ketika pengguna sudah nyaman dan sering melakukan browsing pada suatu web atau laman pencarian, mungkin berpikir untuk mengingat halaman tersebut untuk penelusuran di kemudian hari. Dengan Web Browser Anda dapat menyimpan data (alamat situs) dengan fitur bookmark. Fitur bookmark pada Web Browser yang berfungsi untuk mengingat atau mengelola situs favorit yang ingin disimpan.




7. Mendukung search engine (mesin pencari)




Search Engine merupakan alat pencarian pada halaman Web Browser. Adanya Search Engine dapat memudahkan pengguna dalam mencari atau menemukan informasi berdasarkan kata kunci secara lebih mudah dan cepat. Pengguna tidak harus mengetikan alamat situs pada address bar di Web Browser, cukup ketik kata kunci umum atau domain utama dari suatu situs. Contohnya penggunaan Google Search Engine dan Bing Search Engine.




                                                       C. Contoh Browser 




1. Google Chrome




Google Chrome adalah penjelajah web lintas platform yang dikembangkan Google LLC. Yang rilis pada tanggal 2 September 2008 untuk sistem operasi Microsoft Windows, setelahnya dikembangkan ke Linux, Mac OS, iOS, dan juga Android. Dari data pangsa pasar November 2020, Chrome mencapai 70% pemakaian di seluruh dunia. Dengan keberhasilannya, pihak Google memperluas merek browser ini dengan pengembangan produk Chrome OS, Chromecast, Chromebook, Chromebit, Chromebox, dan Chromebase.




Dilihat dari sisi antarmuka Chrome memiliki tampilan yang minimalis dengan reputasi kinerja browser yang sangat baik. Selain itu, Chrome juga mempermudah sinkronisasi bookmark dan pengaturan lainnya ke perangkat pengguna dengan Akun Google yang dipilih. Dalam segi keamanan, Chrome juga memberikan pembaruan untuk phising dan malware. Pengguna juga dapat memasang beragam ekstensi menarik dari Chrome Webstore sesuai kebutuhan dan keinginan.




2. Mozilla Firefox




Mozilla Firefox merupakan browser yang dikembangkan oleh Mozilla Foundation dan Mozilla Corporation. Mozilla menjadi salah satu browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet sampai saat ini. Pada tahun 2002 Mozilla Foundation merancang browser ini dengan nama Phoenix, kemudian diganti menjadi Mozilla Firefox.




Versi 1.0 Firefox dirilis pada 9 November 2004, menjadi salah satu perangkat lunak open source. Browser Mozilla Firefox dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi seperti, Microsoft Windows, Linux, Mac OS X, dan FreeBSD. Salah satu fitur populer Mozilla Firefox adalah adanya pemblokir pop-up di dalamnya dan juga pengembangan fungsionalitas tambahan atau extension.




3. Microsoft Edge




Microsoft Edge merupakan browser yang dikembangkan oleh Microsoft di bawah nama kode Project Spartan pengganti Internet Explorer. Microsoft Edge dirancang sebagai peramban web yang ringan dan baku pada sistem operasi Windows. Selain untuk sistem Windows, browser ini juga tersedia untuk Android dan iOS.




Microsoft Edge menggunakan mesin layout baru yang dikenal dengan EdgeHTML, dari cabang Trident. Selain itu, Edge juga membuka integrasi dengan platform daring Microsoft, yaitu integrasi dengan asisten digital Cortana (Sarana kontrol suara; fungsi pencarian dinamis dan informasi pribadi mengenai bilah alamat). Pengguna juga dapat membuat anotasi ke halaman web untuk disimpan dan dibagikan ke OneDrive.




Selain hal tersebut, Microsoft Edge juga memberikan fasilitas browsing secara intuitif seperti browser web lain, dengan dibekali performa yang lebih cepat dan lebih baik ketimbang versi sebelumnya (Internet Explorer).




4. Opera




Opera merupakan browser web berbasis multi-platform keluaran Opera Software. Opera memiliki perbedaan karakteristik dari browser lain, bisa dilihat melalui antarmuka, fungsionalitas, dan juga fiturnya. Awal dirilis pada tanggal 10 April 1995, menjadikan Opera browser tertua yang dikembangkan hingga saat ini.




Opera juga membuka dukungan pada plug-in berbasis Chromium sejak tahun 2013; itulah yang membedakan Opera dengan browser lain. Browser ini juga mendukung beberapa sistem operasi seperti Microsoft Windows, Android, iOS, Mac OS, dan Linux. Untuk versi seluler mereka mengembangkan Opera dalam tiga versi yaitu: Opera Mini, Opera Touch, dan Opera.






                                                               Web Browser


1. GOOGLE




Awalnya, nama Google muncul akibat kesalahan eja dari kata Googol, yang berarti angka satu yang diikuti 100 angka nol. Ini menunjukkan ambisi kedua pendiri, Larry Page dan Sergey Brin, untuk mengelola sebanyak mungkin informasi di dunia. Layanan mesin pencari ini terkenal dengan tampilan halaman putih dengan tulisan logo berwarna-warni. Google memiliki layanan pencarian kata kunci audio, gambar, video, peta, berita, dan instant search. Perusahaan ini juga mengembangkan Knowledge Graph, yang berupa kotak pada sisi kanan laman pencarian.




2. BING




Berbeda dengan Google yang serba putih, layanan mesin pencari milik Microsoft ini selalu memasang latar belakang foto alam yang menakjubkan. Diluncurkan empat tahun lalu, layanan ini sempat berubah nama tiga kali, dari Live Search, Windows Live Search, hingga MSN Search. Bing menampilkan pencarian untuk link situs, gambar, video, dan berita. Namun tidak ada fitur seperti Knowledge Graph.




3. YAHOO!




Yahoo! sempat menjadi raja situs pencarian lewat tampilan direktori saat diluncurkan pada 1995. Didirikan oleh Jerry Yang dan David Filo, Yahoo! sempat identik dengan Internet itu sendiri dan menjadi portal pertama yang dikenal banyak orang. Pada 2009, setelah tersalip Google, Yahoo! menjalin kerja sama dengan Bing sebagai mesin pencari. Mulai Februari tahun ini, manajemen Yahoo! merombak mesin pencarinya dan mengembangkan Interest Graph Search, yang muncul pertama kali dalam bentuk berbeda, yaitu fitur newsfeed di laman utama.




4. BAIDU




Inilah mesin pencari yang dikembangkan Robin Li dan Eric Xu pada 2000 dengan menggunakan rumus algoritma serupa dengan Google, yaitu page ranking (peringkat laman situs). Berbasis di Beijing, Cina, layanan mesin pencari ini digunakan di Jepang dan Cina. Selain bisa mencari situs, mesin ini mampu mencari gambar, video, dan lagu-lagu berformat MP3. Belakangan, perusahaan ini mengembangkan ponsel bermerek Changhong, yang memasang layanan mesin pencari ini pada perangkat mereka.




5. YANDEX




Layanan mesin pencari dari Rusia ini lahir setahun lebih awal dari Google. Pendirinya adalah Arkady Volozh, yang juga chief executive officer; Arkady Borkovsky; dan Ilya Segalovich. Perusahaan ini berbasis di Moskow, Rusia, dan melayani pencarian dalam beberapa bahasa, seperti bahasa Inggris, Jerman, Prancis, dan beberapa bahasa Eropa lainnya.




6. Ask.com




Sebelum dikenal dengan namanya sekarang, Ask.com dikenal dengan nama Ask Jeeves. Ask.com sebenarnya memiliki format yang berbeda dengan search engine lainnya.


Mesin pencari yang satu ini memiliki format tanya/jawab dimana pertanyaan-pertanyaannya nantinya akan dijawab oleh user lainnya. Selain tanya/jawab ada juga format polling.




7. DuckDuckGo




DuckDuckGo adalah private search engine yang paling popular. Private search engine sendiri adalah mesin pencari yang tidak melacak penggunanya dan menampilkan halaman hasil pencariannya dengan perlindungan tambahan. User bisa menggunakan DuckDuckGo tanpa melihat advertisements atau iklan.




8. FACEBOOK




Meski terlahir sebagai situs jejaring sosial, layanan ini juga menyediakan mesin pencari versi beta yang disebut Social Graph Search. Meluncur pada bulan lalu, layanan ini telah dikembangkan sejak pertengahan tahun lalu. Secara internal, karyawan Facebook bisa menggunakannya pada akhir tahun lalu. Teknologi yang digunakan bernama Unicorn, yang menekankan kaitan antara para pengguna dan aktivitas mereka yang dipublikasi. Misalnya posting yang ditandai dengan kode "Like". Dengan jumlah pengguna lebih dari 1 miliar orang, layanan mesin pencari ini bakal menjadi pesaing kuat Google.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar